Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

I’m not getting old, I’m getting better

Saya ingat betul, sejak kecil akan selalu ada dua hari dalam setahun yang selalu saya nanti-nantikan. Yang pertama adalah hari lebaran dan yang kedua adalah hari ulang tahun saya: Tanggal 29 Mei. Menjelang hari ulang tahun, biasanya saya akan menerka-nerka tentang bagaimana hari itu akan berlalu. Tentang kejutan-kejutan, doa-doa, kue ulang tahun, nyanyian , dan perayaan. Hari ini saya berumur 22. Apa yang saya harapkan beberapa hari yang lalu? Berbeda dengan 21 tahun yang sudah berlalu. Kali ini saya tidak mengharapkan banyak. Sama sekali tidak. Saya hanya berharap kepada diri saya sendiri agar menjelang umur saya yang ke-22 saya bisa menunjukkan kemampuan terbaik saya untuk hidup saya kedepan, saat menjalani umur ke-22, 23, 24, dan seterusnya. Dan hari ini, I make my own happines. Karena hari ini saya pikir hanya diri saya yang dapat saya andalkan. Tiga hari lagi adalah deadline pengumpulan tugas akhir untuk syarat gelar sarjana saya. Sama seperti saya, teman-teman dekatpun t...

Tumomongondow

Hari ini saya menerima kabar burung yang cukup menohok hati saya. Konon, Dalam ajang pemilihan Uyo’ dan Nanu’ Kota Kotamobagu yang digelar semalam terdapat hal yang cukup disayangkan karena adanya finalis Uyo’ dan Nanu’ yang tidak bisa berbahasa Mongondow ( Naonda bi’ mo bali Uyo’ bo Nanu’ bo dia’ motaau tumomongondow) . Sebenarnya saya tidak tahu akan benar tidaknya kabar ini karena saya memang tidak ada di tempat pelaksanaan grand final Uyo’ dan Nanu’ kotamobagu tersebut, tapi saya sangat berharap hal tersebut tidak benar terjadi (Info ini saya baca di beberapa postingan sosial media, termasuk dalam diskusi di salah satu grup FB). Setelah membaca info tersebut saya bertanya-tanya dalam hati apakah tidak ada syarat harus bisa berbahasa Mongondow dalam ajang yang akan menjadikan para peserta sebagai ikon daerah tercinta ini? Yang akan menjadikan Uyo’ dan Nanu’ terpilih untuk menjadi putra-putri daerah yang akan mempromosikan adat maupun budaya Mongondow? Rasa penasaran akhi...